Tanggal Publikasi : 2026-03-29
Jambi – Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jambi, Drs. Putut Riyatno, M.Kes, menghadiri kegiatan Pengarahan dan Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diselenggarakan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) di Ballroom Hotel BW Luxury, Kota Jambi, Rabu (4/3). Kehadiran BKKBN dalam forum ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam upaya percepatan penurunan stunting dan penguatan ketahanan keluarga.
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan BGN RI, Letjen TNI (Purn) Dadang Hendrayudha ini, bertujuan untuk melakukan evaluasi menyeluruh serta penguatan kapasitas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh wilayah Provinsi Jambi.
Drs. Putut Riyatno, M.Kes. menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis memiliki keterkaitan erat dengan tugas pokok BKKBN dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas. "Sinergi antara pemenuhan gizi melalui program MBG dan pendampingan keluarga yang dilakukan BKKBN adalah kunci untuk memastikan anak-anak di Jambi tumbuh sehat dan bebas stunting," ujarnya di sela kegiatan.
Dalam laporan evaluasi yang dipaparkan, tercatat terdapat 144 unit SPPG di Provinsi Jambi yang menjadi tulang punggung program ini. Namun, hasil pemantauan menunjukkan bahwa 136 unit di antaranya masih memerlukan perbaikan infrastruktur dan standarisasi fasilitas, seperti ruang dapur yang memadai, sistem sanitas (water heater), hingga manajemen organisasi yang lebih disiplin.
BGN RI menekankan bahwa percepatan pembangunan SPPG harus dibarengi dengan penggunaan menu berbasis kearifan lokal. Hal ini sejalan dengan visi BKKBN dalam memberdayakan ekonomi keluarga, di mana penggunaan bahan pangan lokal tidak hanya meningkatkan kualitas gizi tetapi juga membuka peluang bisnis bagi masyarakat sekitar.
Deputi BGN RI, Letjen TNI (Purn) Dadang Hendrayudha, dalam arahannya menginstruksikan agar seluruh mitra pelaksana memastikan layanan gizi bagi anak sekolah tidak terhambat oleh persoalan administrasi. Standarisasi dapur umum dan kualitas menu menjadi prioritas utama untuk menjamin output program yang maksimal.
Selain BKKBN, kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Provinsi Jambi (Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan), jajaran Korem 042/Gapu, Polda Jambi, BPOM, serta dinas terkait lainnya. Melalui pengawasan yang ketat dan kolaborasi yang inklusif, BKKBN Provinsi Jambi berkomitmen untuk terus mengawal program ini agar tetap transparan, tepat sasaran, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan keluarga. (ash)